Friday, September 11, 2009

huancarlos mengatakan...

Walau sering tersandung, langkah kaki ini masih perlahan menapaki "sesuatu" yang diberi nama Hidup. Berusaha mempertahankan yang menjadi titipan dariNya. Alm. Rendra pernah berkata dalam salah satu tulisannya-jika tidak salah kutip- bunyinya seperti ini:

"segala sesuatu yang kita miliki di dunia ini hanyalah titipan, namun kita acapkali kita sering mengeluh jika titipan tersebut diambil kembali olehNya. Kita sebut itu musibah. kita sebut itu ujian.."

Sebagai orang tua, seringkali kita khilaf bagaimana rasanya menjadi seorang anak...

Sering egois dan mementingkan keinginan pribadi diatas kepentingan keluarga, karena baru bisa merealisasikan keinginan2 tersebut

orang tua juga terkadang sering lupa untuk membebaskan anak dari belenggu kata " jangan" , "tidak boleh" yang tidak pada tempatnya..

yang pasti keinginan untuk belajar dan mengerti anak tak boleh dilupakan para orang tua..terlebih meninggalkan anak jauh dari pengawasan kita...

sebab.. anak adalah titipan yang kita pertanggungjawabkan kepadaNya

2 comments:

  1. Karena "mereka" adalah titipan maka kebanyakan orang tua tidak punya pilihan lain selain tetap bersabar... Klasik dan pragmatis, tetapi ternyata masih sangat ampuh dan mumpuni untuk menghadapi permasalahan yang demikian... Salam.

    ReplyDelete
  2. Itulah kenapa disebut "klasik"
    kelas yang asik..jadi enjoy aja __asa teu nyambung__

    ReplyDelete